Uraian utama
Matriks terukur ini mencantumkan pasangan teks, latar, primer, dan aksen pada mode terang maupun gelap serta membandingkannya dengan target kontras proyek.
Kesan cerah atau mewah tidak cukup untuk menentukan apakah teks dapat dibaca. Matriks berikut menghitung rasio luminans relatif bagi pasangan token yang didefinisikan, memisahkan teks panjang dari label tombol, dan menunjukkan margin terhadap target internal 7:1 untuk teks utama serta 4,5:1 bagi label tombol dan pemisahan permukaan primer.
- Mode terang · text/bg 19,22:1 dan text/bgSoft 16,54:1; keduanya melampaui target teks 7:1.
- Mode terang · primaryContrast/primary 7,49:1 serta primary/bgSoft 6,82:1; kedua pasangan melewati syarat 4,5:1.
- Mode gelap · text/bg 19,95:1 dan text/bgSoft 18,13:1; bacaan utama mempunyai margin yang lebar.
- Mode gelap · primaryContrast/primary 8,66:1 serta primary/bgSoft 8,53:1; tombol dan pemisahan bidang lolos ambang yang ditetapkan.
Rasio dihitung dari luminans relatif sRGB setelah setiap kanal dilinearkan. Nilai yang lebih terang ditambah 0,05 lalu dibagi nilai yang lebih gelap dengan konstanta yang sama, sehingga pengukuran tidak didasarkan pada tebakan mata atau selisih angka heksadesimal.
Pasangan primer dievaluasi dua arah sesuai fungsinya: warna label terhadap permukaan tombol dan warna tombol terhadap panel di sekelilingnya. Mode terang memakai #260504 di atas #EF8480 sebesar 7,49:1, sedangkan mode gelap memakai label yang sama di atas #F7948E sebesar 8,66:1.
Garis batas tidak diperlakukan sebagai pengganti label, bentuk, ataupun fokus. Border dapat membantu pemisahan komponen, tetapi informasi penting tetap tersedia lewat teks dan struktur karena keterlihatan garis tipis dipengaruhi kepadatan piksel, layar, dan kondisi pandang.
- Ambang 7:1 dipakai untuk pasangan teks utama terhadap bg dan bgSoft.
- Batas 4,5:1 berlaku bagi label tombol terhadap primary serta primary terhadap panel.
- Aksen diuji terhadap warna labelnya dan permukaan tempat komponen muncul.
- Perhitungan ulang wajib dilakukan setelah satu kode warna pun berubah.
- Kelulusan numerik tidak meniadakan uji fokus, zoom, lebar layar, dan keterbacaan manusia.
Enam sorotan
L1 · Teks pada Latar
#FFF9F2 terhadap #050617 menghasilkan 19,22:1, sehingga baris bacaan mode terang melampaui target internal 7:1.
L2 · Teks pada Panel
#FFF9F2 berhadapan dengan #121934 pada rasio 16,54:1; panel tidak mengorbankan keterbacaan demi perbedaan permukaan.
L3 · Aksen dan Label
Label #00180F di atas aksen #00FFA1 mencapai 13,91:1, sementara aksen terhadap panel mencatat 13,03:1.
D1 · Teks pada Latar
#FFFBF5 terhadap #02030C memberi 19,95:1 pada mode gelap, jauh di atas batas bacaan yang dipakai laboratorium.
D2 · Teks pada Panel
Pasangan #FFFBF5 dan #0B1127 menghasilkan 18,13:1 untuk uraian, daftar, tabel, serta label struktural.
D3 · Aksen dan Label
#00180F di atas #2BFFAF tercatat 14,09:1; warna aksen itu sendiri berjarak 14,26:1 dari panel gelap.
Ringkasan
Seluruh pasangan wajib dalam matriks berada di atas sasaran yang ditentukan pada 2026-08-28. Angka tertinggi tidak selalu menghasilkan komposisi terbaik, tetapi rasio di bawah ambang akan menolak palet sebelum ditulis; pemeriksaan visual tetap dibutuhkan untuk ukuran teks, ketebalan huruf, fokus, dan kondisi pembesaran. Ditinjau pada 2026-08-28.